Tips Membuka Video Shoting Dengan Modal Sekecil Mungkin

Apabila tidak mempunyai handycam, tidak mempunyai PC untuk transfer maupun editing, tapi mempunyai kemampuan untuk mengoperasikan handycam maka Anda dapat juga membuka usaha video shooting. Caranya sebagai berikut:
1. Handycam,tripod,lampu pinjam teman,tetanggal,saudara,kantor atau di penyewaan;
2. Untuk transfer bisa ditransferkan ditempat orang lain yang membuka transfer video.
Sehingga Anda hanya mencari konsumen, kemudian apabila ada order tinggal pinjam handycam, setelah selesai shooting hasilnya ditransferkan ditempat transfer video. Tapi tentu saja harus bayar penyewaan handycam dan transfer. Biaya ini bisa diambilkan dari pendapatan Anda untuk video shooting ini :)

This entry was posted in editing, Firewire, murah, premiere, Transfer, usaha, VCD, video. Bookmark the permalink.

124 Responses to Tips Membuka Video Shoting Dengan Modal Sekecil Mungkin

  1. wandi says:

    mas saya mau buka transfer video dari berbagai jenis media
    miniDV, Digital8, Hi8, Video8, VHS, VHS-C, dan Betamax.
    apakah ada media yg bisa memutar source tersebut agar bisa di transfer k komputer. ?
    apakah harus beli handycame satu satu buat media agar bisa konek/ditransfer k komputer. kira2 kl ada berapaan? dan namanya apa?

    • Darmawan says:

      setahu saya kalau yang all in one tidak ada mas. jadi memang harus beli satu persatu handycam/alatnya . yg paling banyak skrg adalah format minidv dan hi8. playernya sebenarnya agak jarang. jd bisa memakai handycam saja sekalian bisa dipakai buat rekam. yg vhs, beta sudah agak jarang yg transfer format itu.

  2. wandi says:

    biasanya kl harga transfer berapa mas… trs kl di edit pk effect berapa yach mas… buat patokan aja mas

  3. decha says:

    berarti kuliatas hasilnya kurang yg mas kl buat acara wedding..
    trs gimana mas supaya kualitas bagus hasilnya..
    oh yach mas adad contoh album kolase ga mas.. (desainnya)

    • Darmawan says:

      hasilnya md lumayan bagus buat wedding, tinggal utak atik setingannya saja. nanti kalau sudah sering menggunakan maka akan tahu bagaimana karakteristik kamera tersebut. tahu sela selanya. album kolase itu apa ya

  4. yulis says:

    Mas beta itu apa? saya taunya kok cuma mini dv.Hi8,vhs,digital 8.Saya edit pake pinnacle, langkah bikin vcd biasanya setelah di edit trus convert ke avi,setelah itu baru convert ke mpeg(pake program TMPGE plus).Kalo setelah edit trus langsung convert ke mpeg(punyanya pinnacle) hasilnya kurang bagus(ngisin-isini).Kalo mas darmawan sendiri langkahnya gimana? Ada nggak langkah yang lebih cepat tapi hasilnya bagus? trus pake program apa?

    • Darmawan says:

      beta kayak vhs tp lebih kecil kasetnya. kalau saya pakai premiere – frame server – tmpenc, langsung jadi vcd atau dvd. tp kebanyakan sudah ke dvd. coba diset high di tmpencordernya. kalau yg normar gambarnya pecah2.

  5. yulis says:

    wah mas persaingan video shooting ketat ya di jogja.tak kasih harga 600 ribu(1 kamera jadi 2 vcd) aja banyak yang bilang mahal.tobat tenan

    • Darmawan says:

      kalau acara manten lengkap itu sudah murah mas. iklannya dibikin murah saja. 400rb per-acara. kalau nikahan jadi 800 ribu. luar kota tambah lagi. asal kualitasnya bagus pasti banyak yg balik lagi

  6. ilham.a says:

    wah kalo transfer & edit orang lain ga bisa nekan harga mas, minim kita mampu melakukan dari a sampai z.

  7. anas says:

    minta nmr hapenya pak yoyox dong.

  8. anas says:

    minta nmr hapenya dong mas darmawan.kayaknya kurang puas diskusi lewat email.aku temennya laila nurrahma. anaspattaray@yahoo.co.id

  9. andi says:

    ma’af mas boleh tanya dong ?
    kalo tingkat kualitas format penyimpanan mana dari tertinggi ke rendah antara DV, AVI, WMV, Mpeg, VCD, SVCD dan DVD untuk capture video?

    • Darmawan says:

      kalau yg bentuknya cakram (diburn dalam dvd/vcd) – dvd -svcd -vcd
      kalau yang bentuknya file dv – avi – mwv mpg dsb itu tergantung kompresinya . krn bisa diatur kualitas tinggi maupun rendah. tp kalau yg buat edit2 biasanya dv avi.

  10. joko says:

    mas aku edit pake pinnacle karena lebih cepat, tapi hasilnya kurang bagus kalah sama premier. ada cara gak biar bagus kayak premier menggunakan pinncle?

  11. yulis says:

    mas saya pengen belajar seting menyeting kamera untuk video shooting kamera panasonik md 10000,boleh maen kerumah ga ya?bingung kalo nanya disini untuk urusan yang beginian.Tolong aku ya mas.

    • Darmawan says:

      boleh saja mas, nanati kalau aku pas tidak ada kerjaan bisa ketemua. lh sering diluar kota sekarang. rumahnya dimana ya. sapa tahu tetanggaan hehe

  12. yulis says:

    studio photo yang tdk punya video shooting biasanya ambil ditempat saya (kulakan),paes-paes manten juga.sekarang yang jadi permasalahan saya,didalam hasil video yang saya kerjakan harus ditulis perusahaan orang lain,bukan perusahaan saya.Jadi kalo video itu bagus trus konsumen “PUAS”,konsumen akan balik ke studio photo itu,bukan ke saya.Jadi perusahaan saya jadi KERDIL teruss! Untuk masalah pemasaran saya memang terkendala tempat,tempat saya ditengah kampung,tidak dipinggir jalan.Mohon saran ya mas.Thanks sebelumnya.

    • Darmawan says:

      didobel aja mas, produksinya ada 2 perusahaan. misalnya produksi abc video dengan cde foto. kalau pemasaran bisa jemput bola. semisal kita yang mendatangi konsumen untuk menawarkan jasa. biasanya sekolah atau kampus2 tiap wisuda akan membutuhkan video. atau bisa juga dari mulut ke mulut, tetaggga ke tetangga.

  13. yulis says:

    BUAT TEMAN-TEMAN PENYEDIA JASA TRANSFER DAN JASA VIDEO SHOOTING,MARI KTA BUDAYAKAN UNTUK TIDAK MAEN BANTING HARGA .AYO KITA PAKE PRINSIP JEPANG,YANG MENGUTAMAKAN KUALITAS.JANGAN PAKE PRINSIP CHINA YANG MENGGEMBOR-GEMBORKAN HARGA MURAH. SETUJUUUUUUUUU?????!!!!!!

  14. Sastra says:

    Setuju BRO…

  15. Dian Lesmana says:

    Siapa lagi yang menghargai karya kita kalau tidak kita sendiri……setuju

  16. tamam says:

    ass wr wb
    mas mau tanya lagi masalah edit video
    bagaimana cara edit biar ukuran edit biar full 1 layat tv,
    biar tdk spt di bioskop jadi atas bawah ada ruangan hitam
    saya pakai handycam dvd …. untuk ambil gambar
    kalau saya buat keping dvd bisa full tetapi kalau saya buat vcd jadinya tdk full.

    dan sotware apa yg bisa untuk edit pic untuk background pembuka, contohnya dibuat 1 pic utama tetapi bisa ditimpa dengan pic yg laian (ditumpuk2

    terima kasih atas bantuuannya

    • Darmawan says:

      waalaikumsalam, kalau tv biasa (bukan yg layar lebar) ukurannya 720×576 (dvd) kalau vcd 352×228. Di handycam dvd ada setingannya biasanya. mau yg layar lebar atau yg ukuran tv biasa. kalau editnya pakai premiere layar lebar bisa otomatis jadi yg biasa. tergantung projectnya.
      software buat pembuka bisa pakai ulead, pinnacle atau premiere. kalau huruf 3d bisa pakai bluff titler. atau after effect.

  17. tamam_ says:

    mas kalau jenegan biasanya pakai lampu apa mas kalau shooting

    ada saran mas untuk mendptkan lampu shooting murah meriah

    • Darmawan says:

      pakai lampu apa saja sebenarnya bisa asal terang. kalau yg seperti di nikahan rata2 pakai 1000watt, merknya unomat dsb. harganya sekitar 350rb. tp bisa juga memakai lampu baliho. lebih murah. yg penting bisa terang.

      • tamam_ says:

        masalahnya untuk acara yg dijalan mas, jauh dari sumber listrik, situasi bukan diruangan

        • Darmawan says:

          bisa memakai yg portable dengan aki, lampu yg sekitar 100watt .tp harganya agak mahal sekitar 900an. tp daya tahan cm sebentar. sekitar 30-40 menitan kalau dipanjer. atau coba pakai senter besar yg terang. itu juga bisa. pada dasarnya asal obyeknya terang, bahkan dl pernah pakai lampu sorot dr mobil. jika pakai sony juga ada night view. itu bisa dipakai, tp hasilnya jd hijau kayak di uka uka.

          • tamam_ says:

            kalau pakai lamput led bagus nggak mas hasilnya, apakah mas pernah mecoba

          • Darmawan says:

            led kecil diatas kamera atau led dr kamera ya. rata2 yang portable memang tidak terlalu terang. hanya bisa 1-2 meter saja. tidak bisa jarak jauh.

  18. tamam_ says:

    mas saya belum ketemu untuk merubah biar layar tv full biar tdk spt lht bioskop, software apa ya, saya pakai unled 12

    • Darmawan says:

      coba diset di kameranya mas, tp sebelum shooting. atau jika di uleadnya dizoom saja biar jadi full screen tp nanti kepotong kanan kirinya.

      • tamam says:

        mas mnt jenengan antara kwalitas gbr antara md 9000 tau md1000 dan dvd710 & sx 83e itu bagus mana ? dari segi hasilnya seandainya sama2 dipasang ditripod jadi handycam tdk gerak ini seumpama begitu hasilnya itu bagus mana

        • Darmawan says:

          yang 3ccd secara teori lebih bagus. seperti md10ribu. warna yang dihasilkan lebih bagus. kalau untuk diedit2 lebih baik jangan yg dvd. karena lebih susah nanti edit2nya

          • tamam_ says:

            mas bukkannya namanya 3ccd itu produk unggulan dari panasonic, kalau produk unngulan dari sony apa mas,
            mas klau aq pakai lampu dari spoot 150w untuk shooting apa sih kejelekannya, lampunya betuknya memajang, habis kalau beli lampu khusus shooting lumyan mahal, diatas 500 ribu ada dibawah 500rb tetapi 1000w, kasihan di shoot, kalau pakai lampu spoot kotak hitam 250w ukuran 12cmx6cm cuma 100 rb sdh sisa

          • tamam_ says:

            mas nambah menurut jenengan produk ini Panasonic AG-HMC72EN 3CCD dengan memory tuk media simpan, dengan md1000 bagus mana mas

          • Darmawan says:

            yg pakai memordcard sudah HD hasilnya. jadi menurut selera juga mas, lebih suka kaset atau memory card. saya belum pernah coba sendiri jd belum bisa memnadingkan hasilnya secara langsung

          • Darmawan says:

            3ccd bukan merk tp kayak sistem, menangkap dan merekam gambar dengan 3 warna. produk sony yg lumayan seri PD dan sejenisnya. yg kayak infotaiment2.
            yang lampu sama saja mas, asal terang dan tahan lama. kayak lampu2 baliho juga bisa.

  19. tamam says:

    mas setting kamera dimana ya apa diseeeiting yg menyebutkan 4:3 dan 16:… atau yg mana
    saya pakai handycamm dvd 710 dan sx83e

    • tamam_ says:

      he dah ketemu yg ini ternyta di menu ada tulisan distort clip dicentang maka hasilnya full satu layar.

      mas kalau pada waktu rendreing kog hasilnya mlumpat kenapa mas, yg mlumpat itu video tambahannya

  20. tamam says:

    lompatnya itu jika kita menaruh video kedua di menit 60 tetapi pada waktu dibuat cd /rendering video akan berubah menjadu menit terakhir( stelah selesai video utama baru vide o tambahan tsb muncul, tp kalau cuma diprev sbm direndeing pas sesuai harapan.
    kira2 apanya mas ?

    mas sama ini mas untuk masalah md 9000/md1000
    saya kemarin coba bandingkan hasil antara hasil md9000 dan handycamku sx83e bener lebih bagus md9000 tetapi pada waktu pengambilan gambar md 9000 memakai lampu 2x250watt n 5 neon 40watt saya cuma pakai 2x150wat lampu spoot n 1 40 neon. hasil yg dihasilkan bagus bagus yg md9000, tetapi kira2 kalau sx83e memakai lampu spt md9000 apa kira2 sama dengan md9000 hasilnya. minta saran mas modal dikit, lebih baik beli md9000 dengan menjual dvd710 saya apa saya tetap pakai dvd710 n sx83e dengan menambah lampu 2x250w itu ya, kira2 sebaiknya bagaimana mas,
    ( baru mau mulai usaha mas) jadi modal awal belum kembali he he.
    mas kalau lampu spoot yg bagus merk apa dan hargnya sekitar berapa.?

    • tamam says:

      sama ini mas kalau lampu 1000watt itu apa bisa diganti dengan lampu 250waatt mas karena saya coba cari lampu yg 250watt reflektornya koq tdk ada

    • Darmawan says:

      coba dirender jadi avi, tetap melompat atau tidak. kemungkinan softwarenya.

      kalau masalah lampu pada dasarnya asal terang maka hasilnya bisa bagus. tp memang tiap2 kamera beda sistem pencahayaannya. jadi memang harus diakali sendiri2. kalau kamera bisa memakai yg ada dl. tp jika memakai kamera besar, tarifnya juga lebih besar walau hasilnya sama. lebih meyakinkan kalau orang bilang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>